Petualangan Taman Ayun Bali

1

Suatu ketika diriku sudah berada di Taman Ayun, Mengwi, Badung, Bali.

2

Ya tempat ini salah satu dari beberapa tempat klasik nan indah yang ada di Bali.

3

Tentunya diriku tiba disini setelah bercengkerama dengan Kakiang Gotri, sharing mengenai kehidupan dan perdamaian.

4

Taman Ayun hingga saat ini masih tertata bersih dan rapi sehingga banyak menyedot perhatian wisatawan untuk sejenak menikmati suasana asri kawasan sensasional ini.

5

Terdapat juga pajangan dan penjual souvenir di dalam kawasannya sehingga para pengunjung bisa sekedar mencari buah tangan untuk dibawa pulang, hehe.

6

Hanya orang yang bersembahyang yang diperbolehkan masuk ke area utama dari Pura Taman Ayun, kawasan suci dan inspiratif untuk para spiritual lover.

7

Kisah yang terbalut dan disajikan oleh taman ajaib ini begitu menggugah rasa dan menuaikan cita.

8

Yah demikianlah sekilas kunjungan sore ini menjelang malam di ujung senja yang memudar. Terima kasih sudah berkunjung sahabat, bila main ke Bali sangat bagus untuk sekedar menyegarkan pikiran di Taman Ayun yang membahana ini.

9

Untuk mengenal Pura Taman Ayun lebih lengkap, saudara bisa berselancar di situs Perpusnas Taman AyunBali Tours.


Penglukatan Pekarangan Rumah

Mungkin kita pernah mendengar kata penglukatan, ya itu istilah di Bali yang artinya pembersihan khususnya secara gaib / magis. Berdasarkan informasi salah seorang teman, Gung Rai Yono, berikut merupakan tahapan untuk melakukan pembersihan pekarangan rumah, yang merupakan suatu kepercayaan yang diyakini oleh masyarakat Bali.

  1. Ngeseng di Geni, artinya memohon peleburan hal-hal kotor kepada Geni / Api / Sang Hyang Brahma. Sarananya yaitu canang dan segehan yang dihaturkan di bungut paon / lorong pembakaran kayu pada dapur tradisional. Pemohon nunas / berdoa kepada Dewa Brahma dan mengambil abu aon / abu pembakaran kayu dsb untuk pengelukatan karang. Ambil menggunakan tangan kiri sebanyak 11 genggam. Nunas / mohon izin di Bhatara Hyang Guru di sanggah untuk izin melukat ring Brahma. Taburkan seluruh abu aon di pekarangan rumah. Selang sehari setelahnya dilakukan penglukatan di Hyang Baruna, Siwa, dan iswara.
  2. Melukat di Hyang Baruna, Siwa, dan Iswara, melalui sarana air laut. Nunas ring Hyang Guru di sanggah izin akan melakukan pengelukatan. Bawa canang dan segehan putih kuning ke laut, celupkan jerigen sebanyak 3 kali dimana kali yg terakhir diisi penuh. Setelah itu taburkan air laut di pekarangan rumah. Selang sehari setelahnya dilakukan penglukatan di Hyang Ganapati
  3. Melukat di Ganapati dengan sarana air panas dicampur daun intaran yang sudah ditumbuk, ucapkan mantera ‘om ganesha ganapati sebanyak 21x’, ucapkan permohonan dalam bahasa apapun (Tuhan bisa berjuta-juta bahasa), dimana permohonan kita yaitu melebur hal negatif dan membawa hal positif masuk ke rumah. Selang sehari setelahnya dilakukan penglukatan menggunakan tirta dari sumber mata air / air klebusan.
  4. Melukat menggunakan air klebusan, dari sumber mata air suci. Gunakan 3 bunga sebagai sarana yaitu cempaka putih, cempaka kuning, dan sandat. Haturkan pejati di Hyang Guru, ucapkan doa kepada kemulan 3 sakti, Brahma Wisnu Iswara, leluhur dan Hyang Kawitan. Mohon restu juga kepada Penunggun Karang dengan sarana canang dan segehan putih kuning. Taburkan tirta klebusan di seluruh pekarangan rumah. Selang sehari setelahnya dilakukan penglukatan menggunakan tirta pasupati.
  5. Melukat menggunakan tirta Siwa, dari Sang Hyang Pasupati, bisa memohon menggunakan canang di orang pintar / spiritual, bisa juga mencari tirta tersebut di pura-pura Siwa pingit/tersembunyi yang ada di Bali.
  6. Pengecekan secara spiritual oleh orang pintar, akan dilihat secara gaib hal apa yang berpengaruh baik positif / negatif yang ada disekeliling rumah.
  7. Tahapan paling akhir biasanya nunas tamba dan permohonan atau mesesangi di Pura Dalem suatu wilayah. Biasanya kotoran gaib yang ada di rumah bisa menyebabkan sakit, kurang nyaman, dan lain sebagainya. Langkah nomor 6 & 7 ini merupakan langkah akhir dimana bila sudah melakukan hingga langkah nomor 5 kita masih merasa belum nyaman dan betah di pekarangan rumah. Ini hanya sekedar kepercayaan yang beredar di masyarakat Bali. Masih banyak jenis dan tahapan-tahapan penglukatan yang dipercayai dan menjadi mitos yang dilakoni oleh masyarakat hingga saat ini. Tidak ada salahnya mencoba bagi para sahabat yang sekedar ingin mendalami spiritual hehehe. Terima kasih sudah berkunjung, selamat menikmati hari sobat semoga kita semua selalu dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa.

Pemandian Air Panas Angseri Tabanan, refreshing sejenak

1

Di suatu sore yang cerah dan hangat, dilakukan tamasya keluarga bersama saudara-saudara.

2

Tempat yang dipilih yaitu Angseri Tabanan yang merupakan suatu pemandian air panas dengan kamar khusus yang elegan.

3

Refreshing ini dilakukan bersama ibu Suryani, Nuniek Hutnaleontina, Monica Febriyanti, dan Tugeh Waisnawa.

4

Lumayan hangat dan adem untuk bisa menghabiskan sore di kawasan ini serta bercengkerama bersama dengan keluarga.

5

Sangat bagus untuk para sahabat sekedar mencoba pemandian air panas alami Angseri di kabupaten Tabanan ini.

6

Jadi kalau lagi liburan, kawan-kawan dateng ke Angseri ya, hehehe. Semangat untuk kita semua mengisi hari dengan gembira ria dan damai. Cheersssss….

7

Untuk mengetahui Air Panas Angseri lebih dalam bisa mengunjungi situs Tribbun Bali.


Pementasan Wayang Dalang Inovatif ‘Cenk Blonk’ di Pesta Kesenian Bali 2016

1

Dalam acara Pentas Kesenian Bali di Art Centre Denpasar, tampillah sebuah dalan inovatif Wayang Cenk Blonk.

2

Mebalih wayang kulit ini dilakukan bersama dengan pasukan Sekaa Teruna Eka Manggala Danendra, Banjar Tengah Kelurahan Peguyangan, ada Rizkhy Bhaswara, Gozy, Muliadipta, Putu Say, I Wayan Hendra Wirawan dan Made Ari Saputra alias Made Sholind.

3

Di penghujung acara menyempatkan diri untuk berfoto dengan Sang Dalang, Bapak Nardayana.

4

Yah pegelaran wayang kulit inovatif Cenk Blonk sedang nge hits di masyarakat, lucu kocak dan mantap maksimal, hehe.

5

Bila kawan-kawan berkunjung ke Bali , ada bagusnya mencoba untuk menikmati kesenian adat wayang kulit sehingga bisa memberikan rasa dan nuansa yang baru dalam aura holiday yang berkesan.


Sugihan Bali, Melukat Mulat Sarira di Pura Telaga Waja Tegallalang

14079953_1039894242776505_7533804518768794545_n

Suatu ketika di bulan September 2016 yang cerah, dilakukan kegiatan pembersihan diri dan mulat sarira serta  melukat di areal terbaik Pura Telaga Waja Tegallalang.

14141771_1039896676109595_8472681122337128750_n

Pura ini terletak di Kendran desa Kepitu Tegallalang, sangat dekat dengan banjar Gentong dan Patung Arjuna Ubud.

14141786_1039896909442905_8142170290619076816_n

Untuk mencapai tempat penglukatan utama, para sahabat harus melewati beberapa tangga yang menurun terjal.

14184306_1039897152776214_5154858168136239186_n14184568_1039896449442951_8086720819770403860_n

Salah satu kekhasan melukat di area terbaik ini yaitu tidak boleh menggunakan busana selembar pun.

14192556_1039896656109597_8937909981853583086_n14192605_1039896986109564_3948620252664915589_n14192631_1039896039442992_3557798051121216210_n14199549_1039897102776219_8245505592533306719_n14202632_1039897229442873_3270838488637936242_n14202721_1039896196109643_7777498075221668164_n

Jadi pada saat melukat / mandi kita semua seperti bayi yang baru lahir, tanpa sehelai kainpun. Inilah yang menyebabkan aura di area ini semakin pingit dan bertaksu tinggi.

14211981_1039896079442988_6344278010366077299_n14212135_1039896249442971_5529095223327192001_n14222330_1039896402776289_6096748979058715330_n14222365_1039896952776234_2669122384584636232_n

Bila para sahabat berkunjung ke Bali, sangat bagus untuk mencoba mandi / melukat di kawasan spiritual Pura Telaga Waja Tegallalang.

14222373_1039896816109581_6269890693879096892_n14224793_1039896789442917_4602329365392554225_n

Terima kasih sudah berkunjung kawan, untuk mengetahui Pura Telaga Waja Tegallalang lebih detail, sahabat bisa berselancar di situs Pura Telaga Waja


Sight Seeing Puncak Monas

Suatu ketika saat kunjungan Agustus 2016 ke Jakarta, menyempatkan diri untuk melihat Monas kesekian kalinya.

Selama tinggal di Jakarta 3 tahun kemarin belum sempat naik hingga puncak karena antriannya sangat panjang.

Sungguh salut atas pemerintahan Bapak Ahok karena sekarang Monas bisa dikunjungi puncaknya baik pagi siang hari maupun malam hari hehe.

Dalam Jumat yang hening akhirnya diriku berhasil berkunjung ke puncak Monas untuk pertama kalinya.

Inilah puncak dari monumen, lambang kejayaan terbesar Republik Indonesia.

Akan terlihat sangat indah dari ufuk timur barat utara dan selatan, begitu indahnya karunia Tuhan YMK.

Puja dan puji syukur kami panjatkan ke hadirat-Mu. Untuk para sahabat bila berkunjung ke Monas sangat disayangkan jika tidak naik hingga ke puncak. hehehe. So kalau dateng ke monumen nasional, naik ke atas ya. hahahaha. semangat buat kita semua guys.

Terima kasih sudah berkunjung kawan, untuk mengetahui Monas lebih detail, kawan-kawan bisa berkunjung di situs Wikipedia


Tamasya Galungan ‘Pura Dalem Durgakutri’

14192522_1044458265653436_2649626157026610486_n

Salah satu hal yang rutin dilakukan pada saat Hari Raya Galungan yaitu tirta yatra atau perjalanan suci spiritual menuju Pura yang ada baik di Bali maupun di luar Bali.

14199678_1044458218986774_874488469082587667_n

Pada Hari Raya Galungan September 2016, dilakukan perjalanan suci ke Pura Durgakutri di daerah Gianyar.

14202708_1044458085653454_4461097450412902474_n

Perjalanan ini dilakukan bersama kru Bencingah Raya, Puri Peguyangan Denpasar, ada Gung Rai Yono, Gung Alit Alt, Gung Ali Purnama, Turah Agung Wiradarma dan beberapa kru lainnya.

14203303_1044458088986787_3771896172026565699_n

Terdapat persembahyangan di area Barong Rangda serta Goa yang terletak di kawasan magis ini.

14203314_1044458418986754_8581483702668592718_n

Untuk yang ingin belajar ilmu kebatinan sangat baik untuk bertapa pada malam purnama di utamaning utama Pura Durgakutri.

14212569_1044458568986739_5245292090181224264_n14225398_1044458215653441_8441889703102436259_n14225420_1044458405653422_1780897914428235698_n

Yah seperti anak muda pada umumnya, seusainya sembahyang kami semua foto-fotoan sekedar untuk mengukir kenangan.

14238207_1044458308986765_7559394457504066737_n

Bagi para sahabat yang senang terhadap aura spiritual sangat bagus untuk bisa berkunjung di Pura Durgakutri yang memiliki taksu tingkat tinggi.

14291622_1044458298986766_3861113391368649782_n

Terima kasih sudah berkunjung kawan, untuk mengetahui Pura Durga Kutri lebih rinci bisa berselancar di situs Bale BengongBalikasogatan