Journey to Uluwatu Temple

13900213_1026356000796996_1327289156550255584_n

Pura Luhur Uluwatu atau Pura Uluwatu merupakan pura yang berada di wilayah Desa Pecatu, Kecamatan Kuta, Badung.

Pura yang terletak di ujung barat daya pulau Bali di atas anjungan batu karang yang terjal dan tinggi serta menjorok ke laut ini merupakan Pura Sad Kayangan yang dipercaya oleh orang Hindu sebagai penyangga dari 9 mata angin. Pura ini pada mulanya digunakan menjadi tempat memuja seorang pendeta suci dari abad ke-11 bernama Empu Kuturan. Ia menurunkan ajaran Desa Adat dengan segala aturannya. Pura ini juga dipakai untuk memuja pendeta suci berikutnya, yaitu Dang Hyang Nirartha, yang datang ke Bali pada akhir tahun 1550 dan mengakhiri perjalanan sucinya dengan apa yang dinamakan Moksah atau Ngeluhur di tempat ini. Kata inilah yang menjadi asal nama Pura Luhur Uluwatu.

 

13903160_1026355380797058_2776111223682172302_n13906599_1026356354130294_5421870500299734046_n

Pura Uluwatu terletak pada ketinggian 97 meter dari permukaan laut. Di depan pura terdapat hutan kecil yang disebut alas kekeran, berfungsi sebagai penyangga kesucian pura.

Pura Uluwatu mempunyai beberapa pura pesanakan, yaitu pura yang erat kaitannya dengan pura induk. Pura pesanakan itu yaitu Pura Bajurit, Pura Pererepan, Pura Kulat, Pura Dalem Selonding dan Pura Dalem Pangleburan. Masing-masing pura ini mempunyai kaitan erat dengan Pura Uluwatu, terutama pada hari-hari piodalan-nya. Piodalan di Pura Uluwatu, Pura Bajurit, Pura Pererepan dan Pura Kulat jatuh pada Selasa Kliwon Wuku Medangsia setiap 210 hari. Manifestasi Tuhan yang dipuja di Pura Uluwatu adalah Dewa Rudra.

13912507_1026355737463689_3461075722692313747_n13920727_1026356147463648_3149638642064904576_n

Pura Uluwatu juga menjadi terkenal karena tepat di bawahnya adalah pantai Pecatu yang sering kali digunakan sebagai tempat untuk olahraga selancar, bahkan even internasional seringkali diadakan di sini. Ombak pantai ini terkenal amat cocok untuk dijadikan tempat selancar selain keindahan alam Bali yang memang amat cantik.

13921101_1026355534130376_7342241440616164408_n13924828_1026355300797066_8480589841546224585_n

Perjalanan spiritual ke Pura Uluwatu ini dilakukan bersama dengan Sekaa Teruna Teruni Eka Manggala Danendra, Banjar Tengah Kelurahan Peguyangan, Denpasar Bali.

13925135_1026356254130304_7347114050967130035_n

Tirta yatra rutin di pulau Bali ini dilakukan oleh Sekaa Teruna Teruni untuk menjalin keakraban sekaligus tamasya dan mendekatkan kerohanian kepada Sang Pencipta.

13925382_1026356480796948_1920820969824197072_n13932674_1026354987463764_6155363223037087563_n

Sungguh menyenangkan melakukan perjalanan spiritual persembahyangan bersama para pemuda pemudi. Suasana semakin khusuk dengan semangat kebersamaan dan kekeluargaan yang dijunjung erat.

13932844_1026355124130417_7075158414462838716_n13932910_1026356447463618_7301639211777253620_n

Sepulangnya dari Pura Ulawatu, kami semua bergerak menuju Pantai Mertasari ada peluncuran layang-layang janggan terbesar di dunia yaitu Naga Raja.

13934710_1026356694130260_6839356608554638687_n13938431_1026356300796966_3608096289252781745_n

Untuk siang hari ini, ekor dari Naga Raja terputus pada saat mengudara sehingga belum bisa menyaksikan terbang sempurnanya, namun kami semua sudah senang dan riang… eeaaaaaa…..

13939597_1026355227463740_2144628347755352862_n13962526_1026355044130425_7396016542253335695_n13962529_1026356184130311_7766561771386805534_n13962584_1026356747463588_431366476023709636_n13962735_1026355254130404_7157522235617215428_n14021484_1026355327463730_1459384191872599983_n14021546_1026355427463720_2419524664179271503_n14021650_1026355860797010_13474661355895784_n14021650_1026356227463640_3598241843907829755_n14034919_1026356620796934_8091263867240945827_n14039910_1026356074130322_6847147710343737520_n14045580_1026355614130368_6801301719306993631_n14046099_1026355180797078_1054002497950772051_n14046117_1026355877463675_5890689939862575014_n14051672_1026356767463586_1970820709082876391_n14051731_1026355817463681_1304225991581332437_n14051770_1026355480797048_1740407766883279575_n14054135_1026355960797000_2485654847279261805_n14054148_1026354827463780_6802401302252442069_n

Yah demikianlah sekilas sharing kebahagiaan kami pada hari ini. Semoga kita semua bahagia dan sehat selalu sobats, astungkara.

14055155_1026355067463756_4665491826580808207_n14063826_1026356030796993_3205142631207455025_n14063833_1026356400796956_2512278668291804075_n14064094_1026355664130363_6379811551332216359_n14067586_1026356524130277_1897255718746894758_n

Terima kasih sudah berkunjung sahabat, sampai jumpa lagi di lain waktu, bila berkunjung ke Bali jangan lupa main ke Pura Uluwatu ya atau Pantai Mertasari. hehehehe. Semoga harinya semakin bahagia dan menyenangkan.

14068169_1026356564130273_7165363333097970424_n

Untuk mengetahui Pura Uluwatu lebih rinci teman-teman bisa berselancar di situs Wikipedia, Sejarah Uluwatu.

Advertisements

Pelesiran Old Friend lost in Bali

Tanpa disangka, ternyata sahabat selama di Serpong, Helmi Suryaputra dan Mulyamin Abubakar bermain ke Bali. Malam hari langsung kita amankan Sky Garden. Nonton Sulap, Musik, Makan, Minum, dan Atraksi pertunjukan lainnya. Sungguh malam yang luar biasa.

IMG_0815

Tidak kusangka bisa bertemu dengan Old Friend. Tentunya aku bergabung bersama mereka setelah menghaturkan sesajen, menjelang hari raya Kuningan.

IMG_0820

Dilanjutkan pada sore yang adem, Pantai Pandawa, setelah sebelumnya bertemu di Garuda Wisnu Kencana.

IMG_0827

Ongkos masuk ke kawasan ini 10 ribu / orang, dan parkir motor 2 ribu rupiah.

IMG_0828

Lumayan bersih dan rapilah pantainya, dengan tebing yang menjunjung tinggi.

IMG_0829

Hanya sejenak kami berada di pantai ini, mengurungkan niat mandi, ingin menyaksikan sunset di Uluwatu.

IMG_0830

Sebagai dokumentasi kami selfian bareng sejenak, untuk mengenang suasana.

IMG_0831

Cheers up, berkumpulnya kembali Old Friend di pesisir Bali.

IMG_0842

Memang persahabatan itu selalu kekal dan abadi.

IMG_0849

Ups, yang sebelah kanan itu istri dari Helmi Suryaputra, yaitu Dian.

IMG_0851

Berhubung matahari sudah mulai sembunyi di balik awan senja, kami hanya parkir di pantai Blue Point Uluwatu.

IMG_0864

Di ujung senja yang memudar, adakah kedamaian di relung hati ini.

IMG_0868

Hingga malam menjelang, kami berpamitan, berpisah sejenak karena aku harus sembahyang dalam rangka hari raya Kuningan. Sempat kami makan di McD yang ada di Bukit Jimbaran.

IMG_0875

Sesampainya di rumah aku mandi dan bergegas bersama ibu ke Griya Dukuh Sakti Tek-Tek Peguyangan.

IMG_0876

Piodalan berakhir dengan adanya tarian tumbak pada tengah malam.

IMG_0877

Selfian sebentar lah sama sepupuku yang baik hati, Gede Andi Prasetya.

IMG_0885

Hingga malam melarut pertemuanku kembali dengan Old Friend dilakukan di simpang 6 Teuku Umar Denpasar, pada sebuah tempat antik full music. hehe.

IMG_0890

Pagi menjelang siang, aku sempatkan diri bersama Helmi Suryaputra dan Dian untuk mengunjungi Pura Tanah Lot.

IMG_0902

Mulyamin Abubakar absen untuk sementara sepertinya doi lagi bersama tanaman di areal Kuta.

IMG_0909

Pura Batu Bolong yang mempesona diindahkan dengan sulang bir bersama Old Friend.

IMG_0910

Terima kasih sobats sudah berkunjung ke Bali, lain waktu kita bisa bertemu lagi ya di pulau dewata ini. Karena kisah ini begitu berarti dan kebersamaan ini akan abadi. Demikian kisah hari ini, bagaiman dengan kisahmu gan? Semoga harimu menyenangkan ya. Terima kasih sudah berkunjunga guys. GBU.