Menyembuhkan Swimmbladder Arwana Super Red (ikan nungging)

Arwana Super Red merupakan ikan hias terbaik dan terindah di dunia. Ikan ini dipercaya bisa mendatangkan rejeki dan aura keberuntungan bagi pemiliknya. Inilah yang menyebabkan ikan Arwana Super Red memiliki nilai ekonomis yang tinggi, harganya bisa tembus ratusan juta rupiah.

Salah satu penyakit yang paling ditakuti oleh Aro Mania, adalah swimbladder desease alias ikan berenang nungging kebawah. Konon penyakit ini merupakan penyakit yang paling susah disembuhkan dari sekian jenis penyakit yang biasanya menyerang Arwana Super Red.

Tentu sahabat tidak mau khan ikan kesayangannya sakit, apalagi sampai sekarat hingga mati dalam usia muda. Konon Arwana Super Red merupakan Ikan Naga yang bisa berusia ratusan tahun.

Nah sahabat Aro Mania tidak perlu kuatir, segala jenis penyakit bisa disembuhkan.

Berikut cara menyembuhkan swimbladder desease pada Arwana Super Red :

  1. Turunkan air akuarium setinggi bodi Arwana sampai ikan berenang dengan mendatar / tidak nungging.
  2. Pasang pompa arus / gelembung oksigen pada akuarium.
  3. Puasakan Arwana selama 3-4 hari (jangan diberi makan).
  4. Berikan obat Metronidasol 2 butir dan Tetracyclin 2 butir setiap malam selama 3-4 hari berturut-turut.
  5. Jika dalam 3-4 hari ikan sudah sehat (berenang normal, tidak goyah), tambahkan air pada akurium sampai full. Jika belum sehat, lanjutkan treatment sampai 7-14 hari.
  6. Setelah ikan sehat dan air akuarium full, berikan makan berupa kelabang, jangan beri makanan yang lain.
  7. Makanan kelabang diberikan 3-4 hari sampai stamina ikan fit.
  8. Setelah fit, barulah boleh diberikan makan jangkrik, potong kaki belakangnya agar tidak melukai perut arwana yang sedang dalam masa pemulihan.
  9. Tambahkan ikan sapu-sapu pada akuarium sebanyak 4 ekor, dan tankmate Arwana (misal : ikan kapiat) sebanyak 4 ekor.
  10. Setelah sehat total, proses pemberian makan dirombak ulang, berikan makan satu hari, besoknya puasa satu hari, lalu makan lagi satu hari, dan puasa lagi satu hari.
  11. Puasa selang satu hari ini bertujuan agar Arwana Super Red bisa berumur panjang, syukur-syukur bisa ratusan tahun.
  12. Jaga kondisi air tetap baik, bersihkan filter air secara teratur, dan pasang lampu UV C agar air tidak lumutan.

Demikian sekilas sharing mengenai penyembuhan penyakit nungging Arwana Super Red. Menurut pengalaman Aro Mania, hampir semua Arowana berpotensi mendapatkan penyakit swimbladder (misal : setelah ikan loncat keluar akuarium, ikan ditangkap menggunakan jaring, memberikan makan sembarangan terlalu banyak, dll).

Kebanyakan Arowana Super Red mengalami gejala nungging ketika masih kecil (panjangnya kurang dari 30 cm). Hal ini mungkin dikarenakan organ dalamnya belum kuat dalam menerima tekanan baik secara mental maupun psikis. Setelah tubuh Arowana Super Red kekar dan besar, biasanya jarang mengalami gangguan swimbladder. Makan teraman yang bisa diberikan pada Arwana adalah Jangkrik, Kelabang, dan Udang kecil atau Udang besar yang dipotong-potong sesuai ukuran mulut ikan.

Makanan Kodok, Cicak, Laba-laba, Kecoa kurang bagus buat Super Red (menurut pengalaman Aro Mania), kecuali ikan sudah besar banget barulah boleh dikasi makan yang aneh-aneh, hehe.

Okay sahabat demikian sekilas sharing, semoga Arwana Super Red nya selalu sehat bahagia dan panjang umur ya, begitu juga dengan pemiliknya.

Salam damai dari Pulau Seribu Dewa, sampai jumpa lagi di lain kesempatan. God Bless You.

 

 

Advertisements

Typo

Untuk yg suka ngetik salah/typo, ternyata ga perlu koreksi…..
Prcaya aatu tidk, Murenut sautu pelneitiacn di Uinervtisas Cmabrdge, utruan hruuf dlaam ktaa tiadk penitng. Ckuup huurf petrama dan trekahhir ynag ada pdaa tepmatyna.
Katlimt bsia dtiluis berantaakn, teatp ktia daapt mebmacayna.

Ini dsieabbkan kaerna oatk ktia tdiak mebmcaa huurf per hruuf, buukn ktaa per ktaa. Laur bisaa kan?
“slaam unutk kleuraga… seaht slealu…ttpatp snmgaat ”
Sdaar aatu ngagk adna brau sjaa mambcea dgnaen tiluasn ynag braentakan.
Inlaih khebeatan oatk mansuia, alpagi ynag mctipakn oatk ktia, Tuhan yang Maha Sempurna.
Bagi yg bisa membaca ini, berarti otak kanan dan kirinya masih berfungsi baik.

Sumber : Whatsapp Grup BTIKK


Foto : Made Sholind, Putu Bagiayasa, Dwipayana, I Wayan Widi Antara


Hari Matematika

Penyebutan : Angka 1 sampai 9 dgn huruf bahasa Indonesia (satu s/d sembilan) mengandung decak kagum.
Jika kita menjumlahkan dua angka yg huruf awalnya sama, maka hasilnya selalu 10.
Angka Berawalan S —►

Satu + Sembilan = 10

Angka yg hurufnya Berawalan D —► 

Dua + Delapan = 10

Berawalan T —► 

Tiga + Tujuh = 10

Berawalan E —► 

Empat + Enam = 10

Bahkan —► Lima + Lima = 10

Kok bisa begitu ya…. 

😎😜🍼🍼😅😪.

Setiap hari merupakan Hari Matematika Nasional 
Lihatlah yang menakjubkan dalam Matematika berikut ini !
1 x 8 + 1 = 9

12 x 8 + 2 = 98

123 x 8 + 3 = 987

1234 x 8 + 4 = 9876

12345 x 8 + 5 = 98765

123456 x 8 + 6 = 987654

1234567 x 8 + 7 = 9876543

12345678 x 8 + 8 = 98765432

123456789 x 8 + 9 = 987654321
1 x 9 + 2 = 11 

12 x 9 + 3 = 111

123 x 9 + 4 = 1111

1234 x 9 + 5 = 11111

12345 x 9 + 6 = 111111

123456 x 9 + 7 = 1111111

1234567 x 9 + 8 = 11111111

12345678 x 9 + 9 = 111111111

123456789 x 9 +10= 1111111111
9 x 9 + 7 = 88

98 x 9 + 6 = 888

987 x 9 + 5 = 8888

9876 x 9 + 4 = 88888

98765 x 9 + 3 = 888888

987654 x 9 + 2 = 8888888

9876543 x 9 + 1 = 88888888

98765432 x 9 + 0 = 888888888
Brilliant sekali ya?

Dan lihat simetrinya yang berikut ini :

1 x 1 = 1

11 x 11 = 121

111 x 111 = 12321

1111 x 1111 = 1234321

11111 x 11111 = 123454321

111111 x 111111 = 12345654321

1111111 x 1111111 = 1234567654321

11111111 x 11111111 = 123456787654321

111111111 x 111111111 = 12345678987654321
Brilliant kan?

Sumber : Whatsapp Grup BTIKK


Foto : Putu Made Nyoman Ketut


Penyebab Kerusakan Hati

Penyebab utama kerusakan hati adalah :

1. Tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang adalah penyebab paling utama

2. Tidak buang air di pagi hari

3. Pola makan yang tidak beraturan

4. Tidak makan pagi

5. Terlalu banyak mengkonsumsi obat-obatan

6. Terlalu banyak mengkonsumsi bahan pengawet, zat tambahan, zat pewarna, pemanis buatan

7. Minyak goreng yang tidak sehat! Sedapat mungkin kurangi penggunaan minyak goreng saat menggoreng makanan hal ini juga berlaku meski menggunakan minyak goreng terbaik sekalipun seperti olive oil. Jangan mengkonsumsi makanan yang digoreng bila kita dalam kondisi penat, kecuali dalam kondisi tubuh yang fit.

8. Mengkonsumsi masakan mentah (sangat matang) juga menambah beban hati. Sayur mayur dimakan mentah atau dimasak matang 3/ 5 bagian. Sayur yang digoreng harus dimakan habis saat itu juga, jangan disimpan.
Kita harus melakukan pencegahan dengan tanpa mengeluarkan biaya tambahan. Cukup atur gaya hidup dan pola makanan sehari-hari. Perawatan dari pola makan dan kondisi waktu sangat diperlukan agar tubuh kita dapat melakukan penyerapan dan pembuangan zat-zat yang tidak berguna sesuai dengan jadwalnya.
Sebab :

* malam hari pk 21.00 – 23.00 : Adalah pembuangan zat-zat / beracun (de-toxin) di bagian sistem antibodi (kelenjar getah bening). Selama durasi waktu ini seharusnya dilalui dengan suasana tenang atau mendengarkan musik. Bila saat itu seorang ibu rumah tangga masih dalam kondisi yang tidak santai seperti misalnya mencuci piring atau mengawasi anak belajar, hal ini dapat berdampak negatif bagi kesehatan.
* malam hari pk 23.00 – dini hari pk 01.00 : Saat proses de-toxin di bagian hati, harus berlangsung dalam kondisi tidur pulas.
* dini hari pk 01.00 – 03.00 : Proses de-toxin di bagian empedu, juga berlangsung dalam kondisi tidur.
* dini hari pk 03.00 – 05.00 : De-toxin di bagian paru-paru. Sebab itu akan terjadi batuk yang hebat bagi penderita batuk selama durasi waktu ini. Karena proses pembersihan (de-toxin) telah mencapai saluran pernafasan, maka tak perlu minum obat batuk agar supaya tidak merintangi proses pembuangan kotoran.
* pagi pk 05.00 – 07.00 : De-toxin di bagian usus besar, harus buang air di kamar kecil.
* pagi pk 07.00 – 09.00 : Waktu penyerapan gizi makanan bagi usus kecil, harus makan pagi. Bagi orang yang sakit sebaiknya makan lebih pagi yaitu sebelum pk 6:30. Makan pagi sebelum pk 7:30 sangat baik bagi mereka yang ingin menjaga kesehatannya. Bagi mereka yang tidak makan pagi harap merubah kebiasaannya ini, bahkan masih lebih baik terlambat makan pagi hingga pk 9-10 daripada tidak makan sama sekali.
Tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang akan mengacaukan proses pembuangan zat-zat tidak berguna. Selain itu, dari tengah malam hingga pukul 04.00 dini hari adalah waktu bagi sumsum tulang belakang untuk memproduksi darah.

Sumber : Facebook Yan Fery


Foto : lumbung padi terbesar di Bali, Jatiluwih – Tabanan


Sejarah Perkembangan Vaksin

1796 – Edward Jenner, seorang dokter dari Inggris, melakukan vaksinasi cacar pertama di dunia. Saat itu, terjadi sebuah wabah cacar sapi (cowpox) pada para pemerah susu yang ada di dekat tempat tinggalnya. Seorang pemerah susu pernah berkata kepadanya “I shall never have smallpox for i have had cowpox. I shall never have an ugly pockmarked face.” Hal inilah yang menginspirasi Edward. Edward mengambil materi dari pus seorang pemerah susu yang terkena cowpox dan menginokulasikannya kepada seorang anak laki-laki bernama James Phipps. Phipps pun terkena cowpox namun segera sembuh. Enam minggu kemudian, Edward menginokulasikan dua bagian dari lengan Phipps dengan smallpox. Ini tidak menjadikan Phipps ikut terkena smallpox. 
1880s – Louis Pasteur dan Emil Roux mengembangkan vaksin rabies pertama. Vaksin ini dicobakan kepada seorang anak berumur 9 tahun bernama Josep Meister yang saat itu tergigit anjing.
1890 – Emil von Behring mendapatkan 1st Nobel Prize di bidang fisiologi. Emil von Behring bersama dengan shibasaburo Kitasato mengembangkan vaksin tetanus dan difteri
1955 – Vaksinasi polio mulai diperkenalkan di UK. Hal ini mengakibatkan prevalensi polio menurun saat itu
1974 – WHO merilis EPI (Expanden Programme on Immunization). Tujuan dari EPI ini adalah untuk melindungi setiap anak dari tuberculosis, polio, diphteria, pertussis, tetanus, dan measles. Selain itu, juga untuk memberikan vaksinasi tetanus toxoid kepada wanita dan bayi baru lahir.
1990 – Vaksinasi telah melindungi lebih dari 80% anak-anak di dunia dari 6 penyakit yang menjadi fokus EPI. 
1999 – GAVI (Global Alliance for Vaccines and Immunization) dirilis untuk memperluas cakupan EPI terutama di low and middle income countries. Serta membantu memperkenalkan vaksin dalam program nasional negara-negara tersebut.
2005 – WHO dan UNICEF merilis The Global Immunization Vision and Strategy (GIVS) sebagai sebuah framework dalam kurun waktu 10 tahun yang bertujuan untuk mengontrol morbiditas dan mortalitas penyakit yang dapat dicegah dengan vaksin, serta membantu seluruh negara untuk melakukan imunisasi ke seluruh warganya, dengan cakupan vaksin yang luas
2012 – Global Vaccine Action Plan (GVAP) disetujui oleh 194 negara-negara pada World Health Assembly pada bulan Mei. GVAP adalah sebuah framework yang diharapkan dapat dicapai di tahun 2020. Tujuan dari GVAP adalah untuk mencegah kematian akibat penyakit yang dapat dicegah dengan vaksin serta akses yang mudah dan terjangkau terhadap vaksin untuk semua orang.
Sumber: World Health Organization, Pubmed, NHS UK


Foto : Ari Blady, Gex Arix, Pea, Utu Nana, Gracia


Ilmu Kewarganegaraan “Ius Soli, Ius Sanguinis, Apatride, Bipatride”

  1. Asas Ius Soli

Ius Soli adalah suatu pengakuan negara terhadap kewarganegaraan seseorang berdasarkan tempat seseorang dilahirkan. Jika seseorang lahir di wilayah negara yang menganut sistem asas kewarganegaraan ius soli maka orang tersebut otomatis menjadi warga negara dari negara tempat ia dilahirkan.

Misalnya Agus dan Ani merupakan warga negara Papua Nugini yang menganut asas ius soli. Mereka melahirkan anak bernama Ana di Papua Nugini sehingga secara otomatis Ana mendapat kewarganegaraan Papua Nugini. Tiga tahun kemudian Agus dan Ani pindah ke Timor Leste dan melahirkan anak kedua bernama Ali. Ali secara otomatis mendapat kewarganegaraan Timor Leste.

 

  1. Asas Ius Sanguinis

Ius Sanguinis suatu pengakuan negara terhadap kewarganegaraan seseorang berdasarkan kewarganegaraan orangtua kandungnya. Jika orangtua kandung menjadi warga negara A, maka si anak juga mendapatkan status kewarganegaraan negara A.

Misalnya Surya dan Susi merupakan warga negara China yang menganut asas ius sanguinis. Mereka berdomisili di Indonesia dan melahirkan anak bernama Anton. Anton secara otomatis mendapat kewarganegaraan China. Setahun kemudian Surya dan Susi pindah ke Korea dan melahirkan anak kedua Susan. Susan juga secara otomatis mendapat kewarganegaraan China yang menganut asas ius sanguinis.

 

  1. Apatride

Apatride berasal dari kata ‘a’ artinya tidak dan ‘patride’ artinya kewarganegaraan. Jadi, Apatride adalah orang-orang yang tidak memiliki kewarganegaraan.

Misalnya Jhon dan Indah adalah suami isteri di negara Brazil, yang berasas ius-soli. Mereka berdomisili di negara Jepang yang berasas ius-sanguinis. Kemudian lahirlah anak mereka, Wahyu. Menurut negara Brazil, Wahyu tidak diakui sebagai warga negaranya, karena lahir di negara Jepang. Begitu pula menurut negara Jepang, Wahyu tidak diakui sebagai warga negaranya, karena orang tuanya berasal dari negara Brazil. Dengan demikian Wahyu tidak mempunyai kewarganegaraan atau Apatride.

 

  1. Bipatride

Bipatride berasal dari kata ‘bi’ artinya dua dan ‘patride’ artinya kewarganegaraan. Jadi, Bipatride adalah orang-orang yang memiliki kewarganegaraan rangkap (ganda).

Misalnya, Telo dan Manis adalah suami isteri yang berstatus warga negara Korea namun mereka berdomisili di negara Argentina. Negara Korea menganut asas ius-sanguinis dan negara Argentina menganut asas ius-soli. Kemudian lahirlah anak mereka, Dani. Menurut negara Korea yang menganut asas ius-sanguinis, Dani adalah warga negaranya karena mengikuti kewarganegaraan orang tuanya. Menurut negara Argentina yang menganut asas ius-soli, Dani juga warga negaranya, karena tempat kelahirannya adalah negara Argentina. Dengan demikian Dani mempunyai status dua kewarganegaraan atau Bipatride.

 

  1. Multipatride

Multipatride berasal dari kata ‘multi’ artinya banyak dan ‘patride’ artinya kewarganegaraan. Jadi, Multipatride adalah orang-orang yang memiliki kewarganegaraan banyak.

Misalnya, Bajing berasal dari negara Korea dan Ayu berasal dari negara Jepang. Negara Korea dan negara Jepang menganut asas ius sanguinis. Bajing dan Ayu menikah kemudian mereka berdomisili di negara Kanada yang menganut asas ius soli. Kemudian lahirlah anak mereka, Lolo. Menurut negara Korea dan Jepang yang menganut asas ius-sanguinis, Lolo adalah warga negaranya karena mengikuti kewarganegaraan orang tuanya. Menurut negara Kanada yang menganut asas ius-soli, Lolo juga warga negaranya, karena tempat kelahirannya adalah negara Kanada. Dengan demikian Lolo mempunyai status tiga kewarganegaraan atau Multipatride.


Foto : Ius Soli kali ya nana dwipa


Pencanangan ISO di BTIKK

Balai Teknologi Industri Kreatif Keramik (BTIKK) – BPPT pada awal tahun 2016 mengadakan program pencanangan ISO 9001 di kantor yang berlokasi Jalan By Pass Ngurah Rai, Suwung Kauh Denpasar Selatan, Bali.

IMG_1095

Kegiatan pencanangan ini dimulai dengan adanya pengarahan dari Bapak Tatang, Deputi Pusat Kebijakan Teknologi, BPPT.

IMG_1102

Kegiatan ini disertai dengan penandatanganan spanduk Komitmen dimana seluruh pegawai kawasan BTIKK mendukung program pencanangan ISO 9001.

IMG_1103

Selain sambutan dari Bapak Deputi PKT, juga hadir Bapak Dudi, Direktur Pusat Teknoprener dan Kluster Industri serta Bapak Aris, Kepala Balai Teknologi Industri Kreatif Keramik.

IMG_1105

Acara ini berlangsung dengan khidmat dan tertib.

IMG_1106

Semoga dengan adanya pencanangan ISO ini menjadikan BTIKK semakin baik dan bagus demi kemajuan BPPT dan bangsa Indonesia pada umumnya.

IMG_1111

Di penghujung acara, diriku sempat fotoan dengan pimpinan tinggi yaitu Bapak Aris, Bapak Dudi, dan Bapak Tatang. Semoga reorganisasi di BPPT memberikan aroma dan nuansa segar serta seluruh lapisan pegawai di instansi ini semakin semangat dalam berkarya dan bertugas. Salam sukses dan damai selalu guys.