Menjelajahi kawasan magis Bali Barat, Pura Malen & Bunut Bolong

13962545_1031431536956109_3031521078485219236_n

Perjalanan menuju Pura Malen dan Bunut Bolong dilakukan bersama kekasih di hari yang damai ini.

14021476_1031432080289388_577733768423683883_n

Lumayan jauh juga lokasi Bunut Bolong dan Pura Malen, daerah Pujungan di Pupuan, Bali bagian Barat Laut.

14040122_1031431400289456_5839463010693821726_n

Astungkara semuanya berjalan lancar sentosa dan memargi antar.

14045675_1031431633622766_4903916661146672773_n

Puja dan puji syukur kami panjatkan ke hadirat Mu Tuhan, Ida Sang Hyang Widhi Wasa.

14053695_1031416206957642_3387168431523445952_o

Pertama kali kita menuju ke arah Negara melewati jalur tengkorak, menuju kondangan di rumah teman pacar, di tengah jalan sempat ada razia namun karena atribut berkendara lengkap ya kami lancar sentosa, svaha.

14054144_1031431830289413_6513656370545201441_n

Setelah kondangan kami menujua lokasi pohon Bunut Bolong yang sangat mempesona.

14063807_1031431796956083_4534443604762302995_n

Konon orang dilarang masuk ke lobang bunutnya khusus untuk calon pengantin yang akan nikah, mitosnya akan bercerai. huaaaaaa.

14064086_1031432256956037_7127413758490632866_n

Setelah dari bunut bolong kami menuju ke Pura Malen dimana terdapat patung dewa Siwa yang besar.

14064118_1031431306956132_3524307828970066685_n

Disana kami melukat dan melakukan penyucian diri, astungkara memargi antar.

14064242_1031431443622785_9055896381819139124_n

Banyak hal yang tak terungkapkan dan terlupakan di hari ini.

14067495_1031431700289426_3492326426744710715_n

Setelah sembahyang di Pura Malen kami fotoan dan langsung cuzz agar sesampainya di Denpasar tidak terlalu gelap.

14067592_1031432200289376_3227269833004015399_n

Saking ngantuknya, aku sempat istirahat sejenak di warung makan terdekat. Hampir saja beradu dengan truk karena begitu ngantuk.

14067706_1031431530289443_367658659476480720_n

Terima kasih Tuhan atas anugerah dan keselamatan yang telah Engkau berikan, puja dan puji syukur kami panjatkan  kehadirat Mu Tuhan.

14079990_1031431756956087_2845583616862304621_n

Bila teman atau sahabat sempat bermain ke Bali bagian Barat, tidak ada salahnya mencoba untuk mengunjungi bunut bolong dan Pura Malen untuk sekedar mendamaikan suasana.

14095792_1031432133622716_4247727723767468101_n

Terima kasih sudah berkunjung sahabat, sampai jumpa di pertemuan berikutnya. Tetap semangat menjalani hidup dan cinta damai ya mamens.14095991_1031431870289409_2908026284597985514_n14100525_1031431953622734_2183931870111956912_n14102720_1031431466956116_3921592272694812992_n14117977_1031432063622723_32712283774864085_n

Terima kasih sudah berkunjung sahabat, untuk mengetahui lebih rinci mengenai Pura Malen dan Bunut Bolong, bisa berselancar di situs MalenTribunBale bengong,  dan era

Advertisements

Pesan Ibu Elly Risman

*Pesan Ibu Elly Risman* *Senior Psikolog UI, Konsultan Parenting Nasional*
*Inilah pesan Ibu Elly Risman untuk para Orangtua :*
Kalau Anda dititipi anak Presiden, kira-kira bagaimana mengasuh dan menjaganya ?
Beranikah Anda membentaknya sekali saja ?

Pasti enggak, kan ?
Nah, yang sekarang menitip bukan Presiden, tapi yang jauh lebih berkuasa dari Presiden, yaitu Allah.
Beranikah Anda membentak, memarahi, mencubit, menyentil, bahkan memukul ?
Jika Anda pernah melakukannya, kira-kira nanti di hari akhir, apa yang Anda jawab ketika ditanya Pemiliknya ?
*Jiwa anakmu lebih mahal* dari susu termahal yang ditumpahkannya. 

*Jaga lisanmu,* duhai orangtua. 

*Jangan pernah* engkau *memarahi* anakmu hanya gara-gara ia menumpahkan susunya atau karena ia *melakukan hal* yang menurutmu *salah.*
Anakmu tidak tahu kalau apa yang ia *lakukan adalah kesalahan.* 

*Otaknya belum mempunyai konsep* itu.
*Jaga Jiwa Anakmu.*

Lihatlah *tatapan mata* anakmu yang *tidak berdosa* itu ketika *engkau marah-marah.* 

Ia diam dan mencoba mencerna apa yang engkau katakan. 

*Apakah ia mengerti ?* 
Mungkin iya, tapi cobalah perhatikan apa yang ia lakukan. *setelah* engkau *pukul dan engkau marahi.* 

Anakmu *tetap memelukmu*, masih ingin *engkau belai.* 

Bukankah inilah tanda si anak *memaafkanmu ?*
Namun, jika engkau terus-menerus mengumbar kata-kata kasarmu kepadanya, *otak anakmu akan merekamnya* dan akhirnya, *cadangan ‘maaf’ di otaknya hilang.* 
*Apa yang akan terjadi* selanjutnya, duhai orangtua ? 

Anakmu akan *tumbuh menjadi anak yang ‘ganas’* dan ia pun akan *membencimu sedikit demi sedikit* hingga *tidak tahan* hidup bersamamu.
*Jiwa anak yang terluka itu akan mendendam.* 

Pernahkah engkau *saksikan* anak-anak yang *‘malas’ *merawat orangtuanya ketika tua ?* 

*Jangan salahkan* anak-anaknya. 

*Cobalah memahami* apa yang sudah *dilakukan* oleh orangtua itu kepada anak-anaknya ketika mereka *masih kecil.*
Orangtua.., anakmu itu *bukan kaset* yang bisa kau rekam untuk *kata-kata kasarmu.* 

Bersabarlah. 

*Jagalah kata-katamu* agar anak hanya tahu bahwa ayah ibunya adalah *contoh yang baik, yang bisa menahan amarahnya.*
Duhai orangtua, engkau pasti kesal kalau anakmu nakal. 
Tapi pernahkan engkau *berpikir* bahwa kenakalannya mungkin adalah *efek rusaknya* jiwa anakmu karena *kesalahanmu…* 

Kau *pukul & kau cubit anakmu* hanya karena melakukan *hal-hal sepele*.   

Kau hina dina anakmu hanya karena ia *tidak mau melakukan* hal-hal yang engkau *perintahkan.*
Cobalah duduk dan *merenungi* apa saja *yang telah engkau lakukan* kepada anakmu. 

Apakah engkau lebih sayang pada susu paling mahal yang tertumpah? 

Anakmu pasti *menyadari* dan tahu ketika kemarahan itu *selalu hadir di depan matanya.* 

*Jiwanya* pun menjadi memerah bagai bara api. 

*Apa yang mungkin terjadi ketika jiwa anak sudah terusik ?*
Anak *tidak hormat* pada orangtua. 

Anak *menjadi musuh* orangtua. 

Anak *menjadi sumber kekesalan* orangtua. 

Anak tidak bermimpi hidup bersama dengan orangtua. 

*Hal-hal inikah yang engkau inginkan, duhai orangtua ?* 
*Ingatlah, jiwa anakmu lebih mahal* dari susu termahal yang ditumpahkannya. 

*Jaga lisan* dan *perlakukanmu* kepada anakmu.
👶🏼👦🏼👧🏻👶🏼👦🏼👧🏻👶🏼👦🏼👧🏻 
Untuk saya dan bapak ibu semua 🙏😊
*_”Jika Setuju Share Ke Saudara/ Teman2 Kita Yg Lain u Selamatkan Anak Bangsa u mJadi Pribadi Yg b’Mental Bijak u Mbangun Agama & NKRI…?!?”_*


Foto : memory bersama Turah Bagus, Turah Agung, dan Turah Wiradarma di Puri Peguyangan


Petuah Kedamaian

Kopi damai…..
Mencari Keajaiban
_Seorang Guru memberikan tugas kepada siswanya untuk menuliskan 7 Keajaiban Dunia._
*Malamnya sang Guru memeriksa tugas itu*,

*Sebagian besar siswa menulis demikian*
*Tujuh Keajaiban Dunia :*

1. Piramida.

2. TajMahal.

3. Tembok Besar Cina.

4. Menara Pisa.

5. Kuil Angkor.

6. Menara Eiffel.

7. Candi Borobudur.
Lembar demi lembar memuat hal yang hampir sama.

Beberapa perbedaan hanya terdapat pada urutan penulisan daftar tersebut.

Tapi Guru itu terus memeriksa sampai lembar yang paling akhir…
Tapi saat memeriksa lembar yang paling akhir itu, sang Guru terdiam.

Lembar terakhir itu milik si Gadis Kecil Pendiam…
Isinya seperti ini : 
Tujuh Keajaiban Dunia:
1. Bisa Melihat,

2. Bisa Mendengar,

3. Bisa Menyentuh,

4. Bisa Disayangi,

5. Bisa Merasakan,

6. Bisa Tertawa, dan

7. Bisa Mencintai…
Setelah duduk diam beberapa saat, sang Guru menutup lembaran tugas siswanya.

Kemudian menundukkan kepalanya berdo’a…
Mengucap syukur untuk Gadis Kecil Pendiam di kelasnya yang telah mengajarkannya sebuah Pelajaran Hebat, yaitu:
Tidak perlu mencari sampai ke ujung bumi untuk menemukan keajaiban…
Keajaiban itu, ada di sekeliling kita, untuk kita miliki dan tak lupa untuk kita ” SYUKURI ” ….
Apa yang kita cari dalam Hidup ini…?
◆ *Kita hidup di kebun, kita Merindukan kota …
◆ *Kita hidup di kota, merindukan kebun…
◆ *Kalau kemarau, kita tanya kapan hujan?
◆ *Di musim hujan, kita tanya kapan kemarau ?
◆ *Diam di rumah, inginnya pergi…
◆ *Setelah pergi, inginnya pulang ke rumah…
◆ *Waktu tenang, cari keramaian…
◆ *Waktu ramai, cari ketenangan…
◆ *Ketika masih bujang mengeluh ingin nikah, Sudah berkeluarga mengeluh belum punya anak, setelah punya anak mengeluh betapa beratnya biaya Hidup dan Pendidikan…
_Ternyata SESUATU itu tampak indah, karena belum kita miliki…
◆ *Kapankah kebahagiaan didapatkan kalau kita hanya selalu memikirkan apa yang belum ada, tapi mengabaikan apa yang sudah kita miliki…
Jadilah Pribadi yang SELALU BERSYUKUR

dengan rahmat yang sudah kita miliki…
Mungkinkah selembar daun yang kecil dapat menutupi bumi yang luas ini..??
*Menutupi telapak tangan saja sulit…
*Tapi kalau daun kecil ini nempel di mata kita, maka tertutuplah “BUMI” dengan Daun,.
*Begitu juga bila hati ditutupi pikiran buruk sekecil apa pun, maka kita akan melihat keburukan dimana-mana

*Bumi ini pun akan tampak buruk…
*Jangan menutup mata kita, walaupun hanya dengan daun yang kecil…
*Jangan menutupi hati kita, dengan sebuah pikiran buruk, walau cuma seujung kuku…
*SYUKURILAH apa yang sudah kita miliki sebagai modal untuk meMULIAkanNYA…
_*Karena Hidup adalah :
_*WAKTU yang dipinjamkan,*_

_*dan Harta adalah BERKAH yang dipercayakan…
_*Dan semua itu, kelak akan dimintai pertanggungjawabannya.*_
*Jadi… Bersyukurlah atas Nafas yang masih kita miliki…*
*Bersyukurlah atas Keluarga yang kita miliki…*
*Bersyukurlah atas Pekerjaan yang kita miliki…*
*Bersyukur & selalu bersyukur di dalam segala hal.*
☺☺☺🙏🏻

Copas from : Alt P facebook


With A.A. Ngurah Wiradarma at Pengempu Waterfall, Cau Blayu – Bali


Yoga Rutin Tiap Minggu

Kali ini yoga hanya dilakukan bertiga, para yogis lainnya sedang bertugas, ada juga yang lagi tirta yatra.

Posisi gunung merupakan pose dasar dalam gerakan yoga.

Gerakan olah tubuh ringan dan meditasi cahaya di pagi yang cerah ini.

Dalam meditasi tubuh rileks dan pikiran fresh.

Namaste semoga pikiran yang baik datang dari segala arah.


Pelesiran& Tirta Yatra Klungkung-Karangasem-Bangli-Gianyar

Pada suatu hari Sabtu yang cerah dilakukan perjalanan spiritual bareng I Gede Bayutika, Ni Putu Premierita, dan Putu Nuniek Hutnaleontina.

Bersama dengan Mr. Surya dari Tabanan, kami melaju di siang yang cerah menuju Merta Sari, Pesinggahan Klungkung. Sejenak mencari ikan laut serta mengisi bahan bakar di tubuh, diiringi senda gurau yang sederhana.

Hidup diberikan kepada kita untuk selalu tersenyum, memaafkan, jujur, dan senantiasa berkarya.

a

Bagi teman-teman yang ingin mengetahui Pesinggahan Klungkung bisa melihat di situs Merta Sari.

b

Selepas dari Pesinggahan kami menuju Pura Besakih, bersembahyang di Pedarman masing-masing dan barengan di Penataran Agung.

c

Seusai sembahyang kami mendapat gelang spiritual secara gratis, biasalah anak-anak muda biar kekinian hehe

d

I Gede Bayutika saling memasangkan gelang dengan Ni Putu Premierita, sementara Dwipayana dengan Putu Nuniek Hutnaleontina.

e

Kami ke Pura Besakih ini untuk sekedar mengisi suasana dengan hal yang positif, berhubung ada ajakan dari Bayutika dan Rita jalan-jalan men. 

f

Bagi saudara/sahabat yang ingin mengetahui Pura Besakih lebih dalam bisa berselancar di situs Wikipedia,

Seusai Pura Besakih kami lanjut menuju Batur Kintamani, cuci paru-paru dan otak yang kadang error haha.

g

Untuk info selengkapnya mengenai Resto Apung, kawan-kawan bisa melihat di situs Spot Bali.

h

Resto Apung Bangli dan Umah Pizza Ubud menjadi pilihan kami untuk dinner dan bercengkerama ria, hari ini sungguh luar biasa.

i

Bagi teman-teman yang ingin mengetahui Omah Pizza lebih dekat bisa berselancar di situs Trip Advisor.

Puja dan puji syukur kita panjatkan kepada Tuhan YME, hidup ini indah, tenteram bagi kita yang senantiasa selalu bersyukur, begitu juga dengan kamu sobats,

Demikian sekilas kisah hari ini, terima kasih sudah berkunjung ya mamen, salam buat keluarga, hidup ini akan menjadi lebih bermakna bila kamu dan aku juga kita semua, mengerti akan makna anugerah kehidupan itu sendiri,

Salam damai dan selamat berbahagia kawan.


Sunday Morning Flow

1

Di pagi Minggu yang cerah ini kembali dilakukan Yoga bareng bersama keluarga. Ada Sri Setyawati, Kadek Dwiyani, Lia Kristanthi, Komang, dan sensei Putu Nuniek Hutnaleontina.

2

Dari pantauan selama sebulan ternyata Yoga rutin seminggu sekali bisa mendapatkan penurinan berat badan dan tubuh yang ideal. Eaaaa gmn… Mantab khan sis bro?

3

Beberapa jenis gerakan Yoga memang direncanakan sedemikian rupa, mulai pemanasan hingga penambahan obot latihan tiap minggunya sehingga mendukung pembentukan tubuh yang ideal.

4

Bila kita benar-benar mengikuti instruksi dari guru maka akan mendapatkan hasil yang optimal.

5

Inti dari Yoga sebenarnya adalah olahraga tubuh dan pikiran, yang bisa menyeimbangkan jiwa.

6

Tentunya disertai dengan relaksasi di akhir latihannya, untuk memberikan waktu tubuh menjadi lentur.

8

Meditasi di tahap akhir menyejukkan jiwa dan menenangkan pikiran.

9

Sudahkah para sahabat mencoba berYoga? Atau latihan tubuh lainnya? Hidup hanya sekali maka lakukanlah hal-hal ysng belum pernah kita coba hehehe. Siapa tahu kawan-kawan ingin mengenal Yoga lebih lanjut bisa menghubungi sensei Utu di 085737300969.

10

Untuk sahabat yang ingin mengetahui jenis gerakan yoga untuk tubuh indah, bisa berselancar di Gerakan YogaYoga Beauty. Terima kasih sudah berkunjung, selamat beryoga ya kawan-kawan, semoga hari indahmu semakin menyenangkan.

Sampai jumpa di pertemuan berikutnya.


Typo

Untuk yg suka ngetik salah/typo, ternyata ga perlu koreksi…..
Prcaya aatu tidk, Murenut sautu pelneitiacn di Uinervtisas Cmabrdge, utruan hruuf dlaam ktaa tiadk penitng. Ckuup huurf petrama dan trekahhir ynag ada pdaa tepmatyna.
Katlimt bsia dtiluis berantaakn, teatp ktia daapt mebmacayna.

Ini dsieabbkan kaerna oatk ktia tdiak mebmcaa huurf per hruuf, buukn ktaa per ktaa. Laur bisaa kan?
“slaam unutk kleuraga… seaht slealu…ttpatp snmgaat ”
Sdaar aatu ngagk adna brau sjaa mambcea dgnaen tiluasn ynag braentakan.
Inlaih khebeatan oatk mansuia, alpagi ynag mctipakn oatk ktia, Tuhan yang Maha Sempurna.
Bagi yg bisa membaca ini, berarti otak kanan dan kirinya masih berfungsi baik.

Sumber : Whatsapp Grup BTIKK


Foto : Made Sholind, Putu Bagiayasa, Dwipayana, I Wayan Widi Antara