Jalan-jalan Goa Gudawang

Suatu hari aku mencoba menjelajah wilayah Parung Panjang bersama Muammar (MMF). Dia mendapat info tentang adanya suatu goa yang menjadi tempat wisata disana. Goa ini terkenal dengan sebutan Goa Gudawang. Goa Gudawang berlokasi di Desa Argapura Kecamatan Cigudeg Kabupaten Bogor, berjarak sekitar 44 km dari kota Bogor ke arah Leuwiliang. Lokasi ini terdiri dari 12 goa, dimana tiga buah goa yang sedang dikelola yaitu Goa Sipahang, Goa Simenteng, dan Goa Simasigit.

Nama Gudawang berasal dari kata Kuda Lawang yang artinya buntut/ekor kuda yang dikepang. Goa-Goa yang terletak di obyek wisata Goa Gudawang merupakan Goa alami yang terbentuk dari proses sedimentasi yang terjadi selama ratusan tahun yang lalu. Untuk mengetahui Goa Gudawang lebih lanjut, bisa melihat pada situs “hellobogor”.

Kami bertolak dari Serpong naik KRL dan turun di stasiun Parung Panjang. Dari titik ini kami menaiki mobil angkutan Carry hingga tiba di gang goa Gudawang. Biaya menaiki Carry ini yaitu Rp 12.000,00. Untuk para sahabat yang senang touring bisa motoran dari Serpong untuk mencapai Goa wisata ini. Tentunya jalan yang harus dilalui relatif sepi dan cukup menantang, berkelak kelok dan rusak tentunya. Hehe.

Sesampai jalan depan gang kawasan Goa, kami berjalan kaki sekitar 5 menit untuk mencapai pintu masuk pembelian tiket Goa. Tiket masuk Goa dikenakan dua kali, namun karcisnya berformat tidak standar, seolah-olah karcis masuk diberikan dua kali. Agar para wisatawan nyaman, untuk ke depannya Pemerintah Bogor sebaiknya lebih mengemas dan menata kawasan wisata Goa Gudawang.

IMG_9684IMG_9695IMG_9676IMG_9681

Kondisi wisata di kawasan Goa ini kurang terawat, mungkin disebabkan oleh sedikitnya orang yang berkunjung. Terlihat sampah berserakan dan pengunjung beberapa terlihat memungut sampah dari dalam Goa untuk dibuang di tempat seharusnya. Mantap lah mamen. Nyampah sembarangan itu ga asik.

Kawasan Goa ini asri, rerimbunan hijau menyegarkan paru-paru dan menginisiasi inspirasi. Untuk kawan-kawan yang suka petualangan alam, sangat cocok untuk berwisata di kawasan Goa ini. Bila letih dan capek, kita bisa beristirahat di stand peristirahatan, terdapat beberapa pedagang juga yang menjajakan snack dan pop mie hangat. Sungguh suasana yang damai dan tenang.

Goa pertama yang dimasuki yaitu Goa Simasigit. Goa ini merupakan salah satu diantara Goa Gudawang dengan kedalaman kurang lebih 1,5 meter dan panjang 40 meter. Goa ini belum bisa digunakan sampai tembus ke Goa lain karena terlalu sempitnya pintu masuk sehingga tidak bisa dilewati sampai ujung Goa. Bangunan pintu masuk goa ini dibangun pada tahun 1990 dan mempunyai anak tangga sebanyak 15 buah serta lubang ventilasi di dua tempat.

Goa kedua yang dimasuki yaitu Goa Sipahang. Goa ini memiliki dua mulut Goa dengan diameter kurang lebih 7 meter. Untuk mulut Goa sebelah kiri mempunyai sifat apabila hujan sering sekali banjir dan aliran sungai dalam Goa sampai Goa Simenteng. Di mulut Goa sebelah kanan terdapat stalagmit dan stalaktit serta mempunya aliran sungai yang bisa dilalui kurang lebih 600 meter.

Goa ketiga yang dimasuki yaitu Goa Simenteng. Goa Simenteng sudah biasa dijadikan obyek penelitian dan kunjungan wisatawan di kawasan Goa Gudawang. Goa ini dibangun pada tahun 1990 memiliki 15 buah anak tangga dilengkapi dengan instalasi listrik. Di dalam Goa terdapat saluran air yang terhubung dengan jarak kurang lebih 400 meter dan kedalaman kurang lebih 4 meter. Di dalam Goa ini terdapat batuan stalagmit dan stalaktit yang menjadikan petualangan di dalam Goa ini semakin menarik.

Setelah kami menikmati Goa-Goa di Goa Gudawang, kami bertolak untuk balik ke Serpong. Harga angkutan Cary baliknya tiga puluh ribu rupiah untuk dua orang, sampai dengan stasiun Parung Panjang. Dari stasiun Parung Panjang, menaiki KRL menuju Serpong. Sungguh seru petualangan pada hari ini. Terima kasih Tuhan sudah memberikan kesempatan, keselamatan, kesehatan, dan rejeki sehingga kami bisa menikmati suasana pada hari ini. Untuk sahabat yang ingin berwisata, tidak ada salahnya untuk mencoba berwisata ke kawasan Goa Gudawang.

Okay para sahabat terima kasih sudah berkunjung. Sampai ketemu pada petualangan berikutnya. Semangat menikmati hari mamen.

Advertisements


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s