Perjalanan Pura Gunung Salak – Kebun Raya Bogor – Ancol – ITC Mangga Dua – Monas

Risalah Jiwa

Pada Jumat,  4 Desember 2015 aku bersama Yogi Nanda Sunggraha bertolak melakukan perjalanan spiritual ke Pura Gunung Salak Bogor. Kami kesana bersama dengan keluarga Yogi dari Lombok yang berjumlah 9 orang. Pertemuan dengan Yogi di BSD kemudian menjemput keluarganya di Bintaro sektor 3, ya dekat dengan rel kereta Bintaro yang terkenal angker yang pernah dikunjungi beberapa bulan silam. Aku mendadak ikut tirta yatra ini, sepulang kantor dapat whatsapp dari Yogi untuk ikut karena kesana dengan dua mobil, sebagai penunjuk arah supaya tidak tersesat. Hehe.

Perjalanan dari Bintaro dilakukan sekitar pukul 9 malam. Dan ternyata Jumat malam sangat macet di tol Jagorawi. Untuk para sahabat yang ingin bertolak ke Bogor jumat malam sebaiknya jangan melewati tol, bisa pakai jalur alternatif jalan Parung sehingga bisa terlepas dari jebakan betmen macet.

Akhirnya kami tiba di Pura Gunung Salak pukul sebelas malam. Aku dan Yogi Nanda Sunggraha makan dahulu sejenak, baru kemudian bergegas untuk sembahyang.

Yoi sangat tenang dan hening kalau sembahyang bareng di malam yang gelap sunyi. Ternyata banyak perubahan yang terjadi di Pura Gunung Salak, sedang terjadi renovasi sehingga untuk mencapai madyaning utama harus melewati jalur baru. Ups, foto-foto yang beredar di tulisan ini sangat terbatas, bahkan tidak ada, maklum privasi, hehe. Seusai sembahyang di semua titik hening, kami akhirnya beristirahat sejenak. Tidak terasa sudah jam 2 malam. Aku dan Yogi nangkring di warung terdekat sekalian ngopi/ngeteh sambil menikmati udara malam yang segar.

Terpana aku memandang ke angkasa, hamparan bintang membuat hati ini terpukau. Betapa indahnya fenomena langit dipantau dari kaki Gunung Salak. Inikah ciptaan Tuhan Yang Maha Agung? Dalam pekatnya malam begitu banyak rintik kilau berlian, payungi ibu pertiwi ini.

Hatiku yang kelam tersentak riuh, banyak keajaiban dan peristiwa alam yang menakjubkan, terima kasih Tuhan atas rahmat dan berkah yang Engkau limpahkan. Aku bersyukur masih bisa hidup sampai detik ini, terlepas sedang terbelenggu masalah apapun. Hidup ini indah.

Harta terbesar dalam hidup ini adalah kehidupan itu sendiri. Aku pun tersadar bahwa kita semua pasti akan mati, yang berbeda hanyalah cara dan waktunya. Pada akhirnya semua akan menikmati suatu kehilangan, yang bila dipandang dari persepsi berbeda bahwa itu hanyalah keikhlasan untuk memberi.

Semakin jauh ku melangkah, semakin kuat kaki ini mengayun. Jiwa ini, malam ini, terus berlalu, mengikuti sang waktu, dengan hamparan bintang menghiasi nirwana.

Sight Seeing

Kubuka pejaman mata ini, ternyata mentari mulai tersenyum, aku dan kawan-kawan tertidur di dalam mobil dengan jendela terbuka. Hehe. Kami kemudian sarapan di warung terdekat, secangkir teh hangat, ga perlu terlalu manis, karena dirimu sudah begitu manis, hihihi.

Hari ini Sabtu, 5 Desember 2015, masih di jaban Pura Gunung Salak. Yes, after all, tomorrow is another die. Today is new day. Ketenangan dan ketentraman yang terasa begitu menyejukkan.

Aku Yogi Nanda Sunggraha dan seluruh keluarga melanjutkan perjalanan ke Kebun Raya Bogor. Ya Kebun Raya Bogor, suatu tempat yang menyisakan suatu cerita. Terdahulu pernah hunting tanaman kantung semar dengan 4 jenis berbeda, mati begitu saja di Serpong, perbedaan cuaca dan suhu yang signifikan membuat dia tidak mampu bertahan. Huhuhuhu.

IMG_9203

Yoginanda Sunggraha di Kebun Raya Bogor

Hari ini kami hanya sight seeing, melihat hamparan hijau sekitar, hampir mirip dengan kebun raya Bedugul, tentunya lebih sejuk di Bedugul Bali. Yah keliling-keliling fotoan menghampiri jembatan dan hal normal lainnya, memberikan sejumlah inspirasi untuk menyegarkan pikiran dan otak yang sudah lama berkarat. Hihihi.

Setelah puas menikmati Kebun Raya Bogor, kami melanjutkan perjalanan menuju Ancol, ya disana aku tidak terlalu tertarik, masih terlihat jelas Jembatan Ancol yang pernah dikunjungi beberapa bulan silam. Jembatan yang penuh kenangan, penuh arti dan penuh rasa. Aku dan Yogi serta beberapa keluarga bertolak ke ITC Mangga Dua. Yah, sudah sekian lama tidak shopping, sekali-kali shopping dulu lah. Hehe. Hunting tas dulu, muter-muter sampai pusing tujuh keliling. Hihihi. Kami makan siang nasi padang. Di sela peristirahatan, sharing-sharing berjalan antara aku dan Yoginanda, tentang kehidupan masa depan dan wanita tentunya. Hahahaha. Yogi merupakan salah satu partner in crime ku lah ya!

IMG_9204

Pemandangan dari Lantai 4B ITC Mangga Dua

Banyak hal di ITC Mangga Dua yang tak terceritakan, rangkaian peristiwa ini bermuara di Monas, Jakarta Pusat. Disana bingung cari tempat charger HP, sudah lowbat dan akan tewas, semenjak kemarin malam terpakai bahkan power bank sudah off. Tugu Monas merupakan simbol dari persatuan Indonesia, dipelopori oleh Ir. Soekarno. Sudah 4 tahun di Bandung dan 3 tahun di Tangerang, setiap berkunjung ke Monas aku belum bisa sama sekali untuk naik hingga ke puncaknya, antrian begitu panjang. Hehe. Tempat ini selalu istimewa dan menarik untuk dikunjungi. Bagi kawan-kawan yang ingin berwisata ke Jakarta, tidak akan lengkap bila belum mengunjungi Moumen Nasional.

 

IMG_9205

Kedamaian Rusa di Monumen Nasional

Dan malam pun menjelang, pulang terjebak macet menuju Bintaro hingga balik lagi ke BSD. Tetap enjoy aja men! Apapun yang terjadi, jangan biarkan orang lain mempengaruhi hati dan pikiranmu, teruslah tenang dan berpikir jernih, yakin akan tujuan hidup yang telah ditetapkan!

Terima kasih atas petualangan selama dua hari ini kawan, sungguh menakjubkan dan menyembuhkan lahir bathin yang mungkin sempat tersesat dalam jernihnya malam,, hehe.

Trims sudah berkunjung sahabat, inilah ceritaku , bagaimana dengan kisah mu hari ini?

Advertisements


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s