Acara Potong Gigi/Metatah

Dalam kepercayaan masyarakat Bali, upacara adat metatah bertujuan membunuh enam musuh dalam diri manusia yang dinggap kurang baik bahkan sering dianggap sebagai musuh dalam diri sendiri. Enam  musuh itu yang disebut dengan Sad Ripu. Meliputi:

  1. Kama (hawa nafsu yang tidak terkendalikan)
  2. Loba (ketamakan, ingin selalu mendapatkan yang lebih)
  3. Krodha (marah yang melampaui batas dan tidak terkendalikan)
  4. Mada (mabuk yang membawa kegelapan pikiran)
  5. Moha (kebingungan dan kurang mampu berkonsentrasi sehingga seseorang tidak dapat menyelesaikan tugas  dengan sempurna)
  6. Matsarya (iri hati atau dengki yang menyebabkan permusuhan

Untuk mengetahui lebih rinci mengenai upacara potong gigi di Bali, bisa berkunjung di Bali Tour dan Publika.

906367_641304435968823_5418193843358611425_o 1492551_641304775968789_1852202689959719717_o

Berikut merupakan foto-foto saya sekeluarga pada saat melakukan upacara potong gigi di tahun 2014. Prosesi upacaranya tidak ditampilkan, ini hanya foto-foto setelah atau sebelum upacara potong gigi dilaksanakan. hehe. Saya pribadi mengikuti upacara potong gigi di Griya Dukuh Tek Tek Peguyangan Denpasar yang diadakan secara massal. Dengan mengikuti upacara potong gigi massal, kita bisa menghemat waktu, biaya dan tenaga. Hehe, mantap kan.. Jadi sebenarnya upacara keagamaan di Bali itu tidaklah mahal, bisa kita akali sesuai dengan kemampuan ekonomi dan keterbatasan waktu yang tersedia. Yang penting makna dan tujuan dari upacara sudah tercapai dan kita bisa melakukannya secara khusuk.

Upacara potong gigi massal ini saya ikuti selama 2 hari dimana kebetulan pada hari tersebut berada dalam masa libur Lebaran sehingga bisa mudik ke Bali. Suksma atas asung kertha waranugraha Ida Sang Hyang Widhi Wasa, titiang bisa mengikuti acara ini dengan lancar dan aman.

1655097_641304862635447_2318166967370113009_o 10339331_641305245968742_1985912952496548886_o

Fotoan bersama Bu Tut dan Pak De di Klungkung,, Ibu Dayu dan Pak Alit,,

10365777_641305025968764_3152044616546568906_n 10443166_641304595968807_8637719753248045535_o

Fotoan bersama keluarga dari Bapak dan pacar Putu Nuniek Hutnaleontina.

10448647_641304359302164_6705632874898426011_o 10471218_641304032635530_1224530704720376733_o

Bersama Bli Arsa, Mbok Wik, dan Bli Ade Suryadinatha,, Aku bersama ibu dan kakak.

10476043_641304232635510_6538355761960735202_o 10485745_641304022635531_5504214571436645068_o

Bersama Pak Mang Bangbing, Pak De Sutama, Ibu Sri, dan Bu Kadek serta Anik Rusmiati,, juga Ngurah Devin.

10498051_641304715968795_7475854732653451998_o 10504969_641304035968863_8428116725171102901_o

Bersama Pak Wik, Wi Ari Pramana, Dik Aya, Gede Andi Prasetya, Mbok Gek Sri Setyawati.

10535637_641305145968752_5789919252190568179_o 10537959_641304182635515_8750710036849319394_o

Bersama Made Aristawati dan Bli Komang serta Mbok Desak.

10541372_641305185968748_5119279199562372517_o 10556997_641305159302084_8596020312950892245_o

Bersama dengan Mek Pang, Dong Tut, dan Ari Tresna.

10560492_641304489302151_2587790044734599099_o 10620048_641305255968741_8668169796214068009_o

Bersama Bli Agus Yoga, Bli Ade Suryadinatha, Mek Tut, Anak Agung Raka Adi Putra, Anak Agung Ngurah Wiradarma dari Puri Peguyangan.

10620259_641304235968843_8634171743325871053_o 10629279_641304452635488_830739397359545047_o

Bersama Mbok Dwi Ekawati, Mbok Gek Nik, dan Dik Abi,, Serta di Merajan bersama Jro Istri..

10629428_641305089302091_8376792020052568598_o

Teman kecil, mesangih bareng, Surya Upadana,, semangat buat kita mamen,, hehe…

Referensi : Jadiberita

Advertisements


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s